Perkuat Mutu Pendidikan, LPM UIN Sunan Kalijaga Benchmarking SPMI dan OBE ke UNS

Yogyakarta – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan benchmarking ke LPPMP Universitas Sebelas Maret pada Kamis, 16 April2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Kegiatan benchmarking ini secara khusus membahas beberapa topik strategis, antara lain penyelenggaraan Audit Mutu Internal (AMI), penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), serta pengelolaan sistem informasi SPMI. Selain itu, diskusi juga mengangkat implementasi SPMI pasca terbitnya Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2025 beserta strategi penerapannya di perguruan tinggi.

Dalam sesi diskusi, LPPMP UNS berbagi pengalaman terkait praktik baik (best practices) dalam pengelolaan penjaminan mutu yang terintegrasi dengan sistem informasi. Hal ini mencakup digitalisasi proses mutu yang mendukung efisiensi, transparansi, serta kemudahan monitoring dan evaluasi di lingkungan perguruan tinggi.

Selain aspek penjaminan mutu, pembahasan juga difokuskan pada implementasi kurikulum OBE, baik dari sisi penerapan maupun dukungan sistem informasi. Kurikulum OBE menjadi salah satu pendekatan penting dalam memastikan ketercapaian capaian pembelajaran lulusan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini, LPM UIN Sunan Kalijaga memperoleh berbagai masukan dan referensi dalam penguatan tata kelola penjaminan mutu serta pengembangan kurikulum. Hasil benchmarking diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyempurnaan implementasi SPMI dan OBE di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan benchmarking ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kolaborasi antar perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan sistem penjaminan mutu yang adaptif, terukur, dan berkelanjutan.