WORKSHOP SELF ASSESMENT REPORT AUN-QA

Wakil Rektor I UIN Sunan Kalijaga Prof Sutrisno memberikan apresiasi, penyelenggaraan workshop self assesment report (SAR) AUN-QA oleh lembaga penjaminan mutu (LPM). Dihadapan para peserta Sutrisno berpesan agar semua tahapan dalam workshop SAR dapat dipahami dengan baik, sehingga ke depan dapat memudahkan dalam penyusunan laporan AUN-QA. Workshop Self Assesment Report diselenggarakan sebagai persiapan UIN Sunan Kalijaga menyertakan program studi dalam audit mutu internasional yang diselenggarakan oleh AUN-QA.

Ketua LPM Dr Fakhri Husein dalam sambutannya menyatakan bahwa LPM telah mempersiapkan dua program studi yang dinilai paling layak untuk berkompetisi di tingkat internasional, yaitu program studi Pendidikan Kimia pada Fakultas Sains dan Teknologi dan program studi Pendidikan Agama Islam pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan. UIN Sunan Kalijaga termasuk beruntung karena didampingi oleh ibu Titi Savitri yang telah ditunjuk sebagai anggota tetap oleh AUN-QA yang mewakili kepentingan perguruan tinggi di Indonesia. Paling tidak kita telah dimudahkan, termasuk ketika LPM mengikuti kegiatan pada forum AUN yang baru-baru ini diselenggarakan di Bangkok Thailand.

Titi Savitri Prihatiningsih Ph.D selaku nara sumber menjelaskan jika selama ini dalam kegiatan akreditasi oleh BAN-PT kita dituntut untuk fokus pada data-data pendukung, menulis evaluasi diri dan menulis detail-detail dalam borang akreditasi. Model penjaminan mutu pada AUN-QA (Asean University Network-Quality Assurance) 100% ditekankan pada penyusunan evaluasi diri yang disebut dengan self assesment report (SAR). SAR berisi narasi tentang jalannya sistem. Berbeda dengan BAN-PT maupun ISO yang lebih mengarah pada aspek kelengkapan dokumen. AUN-QA lebih memperhatikan pada aspek paedagogik dan tata kelola. Borang AUN-QA bersifat kualitatif, menceritakan tentang tata kelola dan berjalannya sistem yang mengacu pada standar pendidikan, mengungkapkan kelebihan dan kekurangan Program Studi, serta apa yang dilakukan untuk mengatasi kekurangan tersebut. (Bdi/lpm.)

Berita Terkait