Perkuat Budaya Mutu, LPM UIN Sunan Kalijaga Sosialisasi SPMI 2026 dan Resmikan Sistem Mutu 2.0
YOGYAKARTA – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Kegiatan Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) 2026 dan Peluncuran Sistem Mutu 2.0 pada Rabu (15/7/2026). Agenda strategis ini digelar sebagai bentuk komitmen universitas dalam memperkuat tata kelola penjaminan mutu yang lebih adaptif, modern, dan terintegrasi secara digital.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Istiningsih, M.Pd., didampingi oleh jajaran Wakil Dekan I, para Ketua Program Studi (Kaprodi), serta jajaran pimpinan dan tim LPM UIN Sunan Kalijaga.
Transformasi SPMI dan kehadiran Sistem Mutu 2.0 merupakan langkah krusial untuk memastikan budaya mutu (quality culture) di UIN Sunan Kalijaga terus berkembang sesuai dengan standar nasional maupun internasional. Sistem Mutu 2.0 dirancang untuk menyederhanakan pelaporan, meningkatkan akurasi data, serta mengoptimalkan efisiensi pemantauan mutu di seluruh tingkat unit kerja.
Peluncuran Sistem Mutu 2.0 ini sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Melalui sistem yang baru diluncurkan ini, seluruh proses audit—mulai dari evaluasi diri hingga perumusan rekomendasi perbaikan—akan langsung dioperasikan secara digital.
Dengan sinergi antara regulasi SPMI 2026 dan platform Sistem Mutu 2.0, LPM UIN Sunan Kalijaga optimistis pelaksanaan AMI Genap 2025/2026 dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan demi mendukung Continuous Quality Improvement (CQI) di lingkungan kampus.